PERKEMBANGAN WABAH CORONA DI INDONESIA
Pemerintah mengkonfirmasi kasus COVID-19 pada Senin 2 Maret lalu. Saat itu, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua orang Indonesia positif terjangkit virus Corona yakni perempuan berusia 31 tahun dan ibu berusia 64 tahun.
Perkembangan kasus Covid-19 disampaikan secara langsung oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona di Indonesia, Achmad Yurianto.
Update virus corona di Indonesia, per Selasa sore, 14 Juli 2020 diumumkan Achmad Yurianto di Jakarta dalam kesempatan jumpa pers di Media Center Gugus Tugas Covid-19.
Dalam pengumuman yang disampaikan Achmad Yurianto menyampaikan ada penambahan jumlah kasus pasien positif Covid-19.
Achmad Yurianto mengungkapkan sebanyak 23.001 spesimen telah diperiksa dan menghasilkan penambahan kasus positif.
Hingga Selasa, 14 Juli 2020 jumlah korban yang diidentifikasi terjangkit virus corona berdasarkan pernyataan Achmad Yurianto bertambah hingga 1.591 orang.
Kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.591 orang sehingga totalnya kita sekarang telah mencapi 78.572 orang," ujar Achmad Yurianto
Kemudian, untuk pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, Achmad Yurianto menyebutkan adanya pertambahan sebanyak 947 orang sehingga total menjadi 37.572 orang.
Total kasus sembuah baru yang kita temukan sebanyak 947 orang, menjadi total 37.572 orang," ujar Yuri
Sedangkan untuk kasus dengan kematian bertambah 54 orang, sehingga total 3.710 pasien yang meninggal dunia.
MENGHADAPI WABAH CORONA DI INDONESIA
WHO menghimbau agar masyarakat global tetap tenang dan tidak panik dalam situasi ini. WHO juga menyampaikan beberapa poin penting terkait pengumuman pandemi COVID-19. Salah satunya poinnya mengatakan, selalu bersiap dengan segala situasi.
berikut tips dari para pakar untuk mempersiapkan diri dari pandemi virus corona, termasuk di rumah.
Download Sekarang
halodoc-banner
×
Home/Artikel/Ini Cara Hadapi Ancaman Virus Corona di Rumah
Ini Cara Hadapi Ancaman Virus Corona di Rumah
CORONAVIRUS
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
13 Maret 2020
Halodoc, Jakarta - Pada Rabu (13/) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi nyatakan virus corona (korona) Wuhan penyebab COVID-19 sebagai pandemi. WHO berharap, negara-negara bisa lebih agresif dalam mengambil tindakan pencegahan dan perawatan terkait virus corona.
WHO menghimbau agar masyarakat global tetap tenang dan tidak panik dalam situasi ini. WHO juga menyampaikan beberapa poin penting terkait pengumuman pandemi COVID-19. Salah satunya poinnya mengatakan, selalu bersiap dengan segala situasi.
Pertanyaannya, bagaimana siap sedia untuk melawan ancaman virus corona di rumah? Nah, berikut tips dari para pakar untuk mempersiapkan diri dari pandemi virus corona, termasuk di rumah.
1. Beli Sabun dan Disinfektan
Para pakar kesehatan sepakat bahwa mencuci tangan merupakan cara paling efektif agar terhindar dari infeksi COVID-19. Dengan kata lain, hal pertama untuk melawan virus corona di rumah adalah memastikan persediaan sabun dan disinfektan yang tepat.
2. Siapkan Persediaan Logistik
Menurut ahli di Department of Homeland Security, Amerika Serikat (AS), yang kita butuhkan adalah makanan dan persediaan logistik selama beberapa minggu. Memiliki persediaan logistik rumah tangga agar bisa berjalan normal selama beberapa minggu, benar-benar sangat membantu.
Carilah makanan beku atau makanan kalengan yang tidak mudah rusak. Hal yang perlu ditegaskan, jangan menimbun makanan layaknya dunia akan segera berakhir. Kamu hanya perlu memastikan persediaan logistik selama beberapa minggu ke depan
3. Persediaan Obat-obatan
Sediakanlah obat-obatan penghilang rasa sakit, penurun demam, dan dekongestan. Obat-obatan tersebut dianggap bisa membantu untuk meringankan gejala COVID-19 yang lebih ringan.
4. Bersihkan Barang yang Sering Digunakan
Virus bisa hidup di permukaan benda selama 24 jam. Oleh karena itu, bersihkanlah barang-barang yang sering digunakan atau disentuh. Misalnya, meja, komputer, laptop, atau, pegangan pintu, seprai, dan benda-benda lainnya.
6. Ikuti Perkembangan Beritanya
Tetaplah ikuti perkembangan berita mengenai COVID-19 melalui media massa atau informasi resmi dari pemerintah. Dengarlah saran atau instruksi dari pemerintah atau pejabat kesehatan setempat. Informasi mengenai virus corona di Indonesia berkembang setiap saat. Oleh karena itu, ikutilah update perkembangannya
ZONA ZONA COVID 19 DI INDONESIA
DAMPAK DARI VIRUS CORONA
1. Kunjungan Wisatawan Asing di Indonesia Menurun
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari 2020 sebanyak 1,27 juta orang, menurun 7,62 persen dibandingkan Desember 2019. Sementara untuk periode yang sama di 2019, mengalami kenaikan 5,85 persen.
2.Sejumlah Barang Menjadi Mahal dan Langka
Akibat virus corona, beberapa barang seperti masker menjadi langka dan dijual dengan harga tinggi. Salah satunya, pemilik toko alat kesehatan Amifa Medica di Palembang, Desi mengatakan, masker diburu warga sejak sebulan terakhir setelah virus corona merebak. Banyaknya permintaan membuat pasokan semakin menipis dan harganya naik
3.Presiden Jokowi Sebut Virus Corona Rusak Tatanan Ekonomi Indonesia
Sementara itu, Presiden Jokowi menyebut wabah virus corona sangat berdampak terhadap perekonomian Indonesia. Bukan hanya produksi barang saja yang terganggu, investasi pun menjadi terhambat.
SOLUSI MENGHADAPI VIRUS CORONA
1. Social distancing
Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah ini, tapi apa arti sesungguhnya? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), social distancingadalah pencegahan kontak dekat antara orang yang sehat dengan yang sakit untuk menghindari penularan penyakit.
2. Work from home
Work from home atau bekerja dari rumah adalah salah satu cara social distancing yang kini telah banyak diterapkan untuk pekerja di Jabodetabek. Memang belum semuanya, tapi sudah cukup banyak kantor yang memberlakukan kebijakan anjuran CDC.
3. Sebaiknya tidak pergi ke luar kota dan luar negeri
centromundolengua.com
centromundolengua.com
Sudah dengar imbauan pemerintah beberapa hari lalu? Untuk sementara waktu, sebaiknya kita tidak pergi ke luar kota dan luar negeri.